Tentukan metode lifo fifo Metode Identifikasi Khusus Metode ini adalah metode yang paling tepat dalam peng- hitungan nilai persediaan akhir, namun metode ini paling banyak memakan waktu karena sesuai namanya diidentifikasi khusus maka setiap unit bahan baku harus diidentifikasi berapa harga pokok pembeliannya. Contoh: 1/1 9/1 12/1 27/1 10/2 16/2 Persediaan awal bahan baku 10.000 unit dengan harga pokok Rp210,00/unit. Pembelian bahan baku 1.000 unit dengan harga pokok Rp221,00/unit. Digunakan untuk produksi 2.000 unit. Dibe bahan baku 1.000,00 unit dengan harga pokok Rp231,00/unit. Digunakan untuk produksi 4.000 unit. Dibeli 2.000 unit bahan baku dengan harga pokok Rp241,00/unit. 2.000 unit bahan baku dibeli dengan harga pokok Rp240,00/unit. 3/3 17/3 4.000 unit bahan baku digunakan untuk produksi. 29/3 Dibeli 4.000 unit bahan baku dengan harga pokok Rp229,00/unit. 4/10 Dibeli 2.000 unit bahan baku dengan harga pokok Rp214.00/unit. 18/10 4.000 unit bahan baku digunakan untuk produksi. 23/10 2.000 unit bahan baku dibeli dengan harga pokok Rp204.00/unit. 12/11 Digunakan untuk produksi 1.000 unit bahan baku. 24/11 Dibeli 3.000 unit bahan baku dengan harga pokok Rp200,00/unit. 10/12 1.000 unit bahan baku digunakan untuk produksi. 31/12 Dibeli 2.000 unit bahan baku dengan harga pokok Rp202.00/unit.​

Iklan
Iklan