adityaoktaviona51
terjawab • terverifikasi oleh ahli

CP.JALUR REMPAH PRAAKSARA KOLONIALISME DAN SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA. 1.carilah informasi dari berbagai sumber tentang budaya logam pada masa praaksara.
Fokuslah pada pertanyaan berikut:
"Bagaimana manusia praaksara mengenal pembuatan benda dari logam"


2.Carilah jejak-jejak kebudayaan logam dari tempat asal mereka sebelum masuk ke Nusantara!

3.Rangkumlah hasil pencarian anda dalam sebuah laporan sebanyak 300 kata?



TOLONG BANTUIN PLEASE!!​

Iklan
Iklan

Zaman logam adalah zaman dimana masyarakat sudah banyak mengenal teknik-teknik pengolahan logam sehingga kehidupannya lebih maju dari zaman sebelumnya. Zaman ini terbagi menjadi zaman tembaga, zaman perunggu dan zaman besi.

Pembahasan:

Sebelum mengenal bahan logam, masyarakat pada zaman itu menggunakan bahan batu yang harus dipecah, dibelah, dipukul dan lain sebagainya untuk dijadikan peralatan. Zaman logam adalah dimana masyarakat sudah banyak mengenal teknik-teknik pengolahan logam sehingga kehidupannya lebih maju dari zaman sebelumnya. Hal ini dipicu oleh kebutuhan manusia yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan keterampilan pada masing-masing bidang kehidupan. Zaman ini juga disebut dengan zaman perundagian karena banyak undagi atau orang terampil yang berkarya mengolah logam. Teknik dasar pembuatan peralatan pada zaman logam, bahan logam ini harus dilebur atau dicairkan agar bisa dicetak ke dalam berbagai jenis cetakan.

Zaman logam itu sendiri sebenarnya dibagi menjadi tiga masa atau zaman, yaitu zaman tembaga, perunggu dan besi. Di Indonesia, zaman logam hanya terjadi pada masa kejayaan zaman perunggu dan besi. Sedangkan zaman tembaga tidak terjadi di Indonesia, hal ini didasarkan oleh teori dari beberapa ahli.

Masyarakat yang hidup pada zaman ini merupakan adalah masyarakat Melayu Muda dan Deutro Melayu. Masyarakat ini kebanyakan merupakan pendatang dari daratan asia tenggara dan menyebarkan kebudayaan yang mereka kuasai. Selain menguasai teknik pembuatan alat dari perunggu, masyarakat tersebut juga menguasai teknik persawahan basah. Masyarakat atau manusia pendukung zaman logam ini berasal dari pendatang Dong Son atau sekarang disebut vietnam. Alat yang paling dominan terbuat dari perunggu, sehingga kebudayaan perunggu disebut dengan kebudayaan Dongson. Dari sinilah datang gelombang kebudayaan logam ke Indonesia melalui jalan barat lewat Malaysia barat. Masyarakat Deutro Melayu merupakan nenek moyang dari suku Jawa, Bali, Bugis, Madura dan lain sebagainya. Pada masa ini, masyarakat Deutro Melayu juga berbaur dengan Melayu Mongoloid yaitu Proto dan Deutro Melayu dan penduduk Austro Melanesoid. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya rangka manusia berciri-ciri Melayu Mongoloid dan Austro Melanesoid di Jawa, Sulawesi, Sumba dan Timor.

Pembuatan alat dari perunggu dilakukan dengan dua cara yaitu teknik bivalve dan cire perdue. Benda hasil perunggu yakni nekara perunggu, kapak perunggu, dan perhiasan perunggu. Sedangkan alat dari besi, yaitu kapak, mata pisau, mata pedang dan cangkul. Pada zaman perunggu di Indonesia masuk kebudayaan perundagian, di mana peranan perunggu dan besi sangat besar terutama dalam penggunaan alat kehidupan. Budaya Dongson besar pengaruhnya terhadap perkembangan budaya perunggu di Indonesia. Sebab banyak nekara perunggu di Indonesia seperti di Sumatera, Jawa dan Maluku Selatan menunjukkan bukti pengaruh kuat dari Dongson.

Pelajari lebih lanjut

Pelajari lebih lanjut mengenai hasil kebudayaan zaman praaksara brainly.co.id/tugas/16753776

#BelajarBersamaBrainly

#SPJ1

Iklan
Iklan